
Manggarai Timur – Dalam upaya melengkapi data dan memperkaya dokumen deskripsi terkait Tenun Congkar khas Manggarai Timur, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur (Kemenkum NTT) melakukan kunjungan langsung ke lokasi produksi tenun di Desa Golo Ngawan, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (11/12/2025).
Kunjungan ini dipimpin oleh Analis KI Ahli Pertama, Yudhi Prasetyo, mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkum NTT, Silvester Sili Laba, bersama jajaran bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum NTT.

Dalam kesempatan tersebut, Yudhi Prasetyo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut untuk memastikan kelengkapan data mengenai proses produksi Tenun Congkar Manggarai Timur—sebuah warisan budaya yang memiliki nilai seni, sejarah, dan kekhasan lokal yang tinggi.
“Kegiatan ini diperlukan untuk melengkapi kekurangan pada dokumen deskripsi yang telah ada, sehingga informasi mengenai proses produksi tenun congkar Manggarai Timur dapat tersaji dengan lebih lengkap,” jelas Yudhi.
Tim berfokus pada pengamatan langsung di lokasi, mulai dari tahapan pemintalan, pewarnaan, hingga proses penenunan oleh para perajin. Seluruh tahapan kemudian didokumentasikan secara detail sebagai bagian dari penyempurnaan dokumen deskripsi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).

Melalui kunjungan ini, kekurangan pada dokumen deskripsi sebelumnya berhasil diidentifikasi dan dilengkapi. Dengan demikian, dokumen terbaru kini menyajikan uraian proses produksi Tenun Congkar Manggarai Timur secara lebih sistematis, akurat, dan representatif.
Kemenkum NTT berharap pendokumentasian yang lebih lengkap ini dapat mendukung upaya perlindungan serta penguatan identitas budaya Manggarai Timur, sekaligus mendorong nilai ekonomi dari produk tenun lokal yang telah lama menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
