
Jakarta – Dalam upaya memperkuat sistem pengembangan karier pegawai yang profesional dan berkelanjutan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur (NTT), Silvester Sili Laba, melaksanakan koordinasi bersama Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM), Sunu Tedy Maranto.
Pertemuan tersebut digelar sebagai bagian dari komitmen Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTT dalam memastikan pengelolaan sumber daya manusia berjalan secara optimal, terarah, dan selaras dengan kebijakan nasional di lingkungan Kementerian Hukum. Fokus pembahasan mencakup strategi pengembangan kompetensi, pola pembinaan karier, serta penguatan sistem merit dalam proses promosi dan mutasi pegawai.

Dalam kegiatan koordinasi tersebut, Kepala Kantor Wilayah didampingi oleh Kepala Divisi, Bawono Ika Sutomo, serta Kepala Bidang Kekayaan Intelektual, Erni Mamo Li. Kehadiran jajaran pimpinan ini mencerminkan keseriusan dan sinergi internal dalam mendorong peningkatan kualitas aparatur di wilayah NTT.

Silvester Sili Laba menyampaikan bahwa pengembangan karier pegawai merupakan bagian penting dalam membangun organisasi yang adaptif dan berdaya saing. Menurutnya, setiap pegawai perlu diberikan kesempatan yang adil untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan, pelatihan, serta pengalaman kerja yang mendukung peningkatan kapasitas individu.
“Pengembangan karier bukan hanya tentang kenaikan jabatan, tetapi bagaimana setiap pegawai dapat terus bertumbuh, meningkatkan kualitas diri, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Kantor Wilayah dan Biro SDM dalam memastikan setiap kebijakan yang diambil tetap berlandaskan pada prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Dengan demikian, proses manajemen talenta dapat berjalan secara sistematis dan berkesinambungan.
Sementara itu, Kepala Biro SDM, Sunu Tedy Maranto, menekankan bahwa sistem pengembangan karier di lingkungan Kementerian Hukum harus berbasis pada kompetensi dan kinerja. Ia menjelaskan bahwa penerapan sistem merit menjadi fondasi utama dalam menciptakan aparatur yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap pegawai memiliki jalur pengembangan yang jelas, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dengan pengelolaan SDM yang baik, kita dapat menciptakan SDM unggul yang mendukung tercapainya tujuan institusi,” ungkapnya.
Melalui koordinasi ini, diharapkan terbangun langkah-langkah strategis yang konkret, termasuk pemetaan potensi pegawai, penguatan program pelatihan, serta optimalisasi mekanisme promosi dan rotasi jabatan. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyelaraskan berbagai kebijakan kepegawaian agar tetap responsif terhadap dinamika organisasi.
Kegiatan koordinasi ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun tata kelola SDM yang modern dan berorientasi pada kinerja. Dengan pengembangan karier yang terstruktur dan berkelanjutan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTT optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat peran institusi dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
#KementerianHukum
#LayananHukumMakinMudah
#KanwilKemenkumNTT
#NyamanBersama
#TransformasiHukum
#HukumUntukSemua
