
Kupang_Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTT, Silvester Sili Laba mengikuti Kegiatan Kick-Off Meeting Penyusunan Rencana Strategis Dan Peta Proses Bisnis Kementerian Hukum 2025–2029 secara daring, Selasa (29/04/2025) yang diselenggarakan secara terpusat di Graha Pengayoman. Kakanwil didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Bawono Ika Sutomo, Kepala Bagian TU dan Umum Yohanis Bely dan jajaran.

Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa Rencana Strategis adalah landasan utama dalam mengarahkan seluruh sumber daya, kebijakan, dan layanan yang dihadirkan, agar benar-benar terintegrasi, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kita tidak hanya menyusun rencana untuk lima tahun ke depan, tetapi juga memetakan arah strategis jangka panjang hingga tahun 2045, sejalan dengan Visi Indonesia Emas” ujarnya.
Menkum berharap Renstra yang disusun harus mampu menjawab tantangan mulai dari kemajuan teknologi, dinamika geopolitik, hingga perubahan sosial dan yang terpenting selaras dengan pembangunan hukum sesuai dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini searah dengan yakni Visi Kementerian Hukum adalah: "Terwujudnya Supremasi Hukum dalam Menciptakan Stabilitas Keamanan dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional dalam Rangka Bersama Mewujudkan Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

Senada dengan yang disampaikan Menteri Hukum, Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum, Nico Afinta dikesempatan yang sama mengatakan bahwa penjabaran visi dan misi dalam Renstra merupakan pondasi awal bagi seluruh unit kerja untuk menyelaraskan langkah, menyusun strategi, dan menerjemahkannya ke dalam perencanaan strategis serta Peta Proses Bisnis masing-masing Unit Eselon I.
“Renstra bukan sekedar dokumen pengadaan, maka penting untuk kita semua utk memberikan masukan agar dapat mengakomodir dinamika penyusunan sasaran yang akan kita capai”, ungkapnya.
Diharapkan melalui kegiatan ini dapat memperkuat pemahaman terhadap arah kebijakan pembangunan nasional yang tercantum dalam Renstra terbaru, sekaligus menyelaraskan perencanaan program dengan capaian indikator kinerja melalui pemanfaatan teknologi informasi.
