
Kupang– Dalam upaya meningkatkan pemahaman praktisi kehumasan mengenai laporan media monitoring, Kementerian Hukum (Kemenkum), Kantor Wilayah Kemenkum NTT mengikuti kegiatan sosialisasi media monitoring yang kali ini difokuskan pada media konvensional yang diselenggarakan oleh Biro Hukum, Komunikasi Publik, dan Kerjasama (Hukerma) secara daring, Rabu(19/03/2025).
Kegiatan yang bertujuan memperdalam pemahaman para praktisi kehumasan ini dibuka langsung oleh Kepala Biro Hukerma, Ronald Lumbuun dan diikuti oleh Pranata Humas Muda Dian Lenggu mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkum NTT Silvester Sili Laba.
Dalam sambutannya, Ronald menegaskan bahwa peran humas bukan hanya sekadar menyebarluaskan informasi sebanyak-banyaknya, melainkan juga bagaimana membangun citra positif Kemenkum di mata publik.
"Humas ini tidak hanya untuk memberitakan sebanyak-banyaknya, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita secara bersama-sama membangun citra Kemenkum yang positif di mata masyarakat," ujar Ronald.

Lebih lanjut, Ronald mengungkapkan pentingnya pengelolaan laporan media yang lebih sistematis, terutama dalam hal pelaporan mingguan dan bulanan. "Melalui kegiatan ini, kita juga bisa lebih memperhatikan pelaporan mingguan dan bulanan agar informasi yang diterima lebih terstruktur dan tepat sasaran," jelasnya.
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada pemantauan pemberitaan media, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar menganalisis pemberitaan yang ada, serta bagaimana teknik analisis tersebut dapat membantu meningkatkan kesadaran dan citra Kemenkumham di masyarakat.
"Kegiatan ini bukan hanya untuk memantau, tetapi juga untuk menganalisis serta menghasilkan laporan yang mampu membuat Kementerian Hukum lebih dikenal di kalangan masyarakat," tambah Ronald.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan teknis yang dipandu oleh PT Kurasi Media Nusantara, sebuah perusahaan yang memiliki keahlian dalam analisis media. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana cara menganalisis dan mengakurasi data pemberitaan yang teridentifikasi, serta cara pengambilan data yang tepat agar hasil analisis lebih akurat dan bermanfaat.
Diharapkan, kegiatan sosialisasi ini dapat memperkaya keterampilan para praktisi kehumasan di Kemenkumham dan meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola media monitoring, agar informasi yang disampaikan lebih efektif dan dapat membangun citra positif Kemenkumham di masyarakat
