
Kupang - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kemenkum NTT) mengikuti kegiatan sosialisasi Program Magang Batch 3 yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia secara daring, Senin (15/12/2025).
Kegiatan sosialisasi ini turut diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum NTT, Silvester Sili Laba, yang mengikuti jalannya kegiatan secara daring dari ruangan terpisah didampingi oleh Analis Muda pada Bidang Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum NTT, Henry Sau Sabu.
Program magang yang akan dilaksanakan selama 6 bulan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Kementerian Hukum Republik Indonesia, serta akan diterapkan di seluruh Kantor Wilayah Kementerian Hukum se-Indonesia. Pelaksanaan program ini dipimpin langsung oleh Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum Pusat yang menyampaikan teknis dan alur kegiatan magang.

Sosialisasi tersebut dipandu oleh Tim dari Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum, yakni Andika Prasetyo, Kepala Bagian Pengembangan Karir SDM Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum, bersama jajaran yang mendampingi.
“Program magang selama 6 bulan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan Kementerian Hukum dalam rangka meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia Indonesia,” ujar Andika.
Ia menambahkan bahwa program ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada lulusan perguruan tinggi agar memperoleh pengalaman kerja praktis di lingkungan instansi pemerintah, khususnya di Kantor Wilayah Kementerian Hukum di seluruh Indonesia.
Sejalan dengan penjelasan tersebut, Silvester menilai program magang ini sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi dan pengalaman kerja di bidang hukum.

“Kami mengapresiasi inisiasi Kementerian Ketenagakerjaan serta arahan dari Biro SDM Kementerian Hukum terkait program magang ini. Kanwil Kemenkum NTT siap menjadi mitra dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten dan profesional di bidang hukum,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Henry Sau Sabu menambahkan bahwa pihaknya akan menyiapkan dukungan teknis secara optimal.
“Persiapan infrastruktur dan sistem pembimbingan akan kami susun secara matang agar pelaksanaan program magang dapat berjalan efektif dan mencapai tujuan yang diharapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan maupun Kementerian Hukum Republik Indonesia,” jelasnya.

Melalui program magang selama 6 bulan ini, diharapkan generasi muda dapat memahami dinamika kerja di lingkungan pemerintahan, khususnya dalam bidang pelayanan hukum, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Kementerian Hukum sebagai institusi yang modern, profesional, dan terpercaya.
