
Kupang - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kemenkum NTT) menyelenggarakan upacara pengambilan sumpah/janji dan pelantikan Pejabat Notaris yang berlangsung khidmat di aula Kantor Wilayah. Kamis (19/02).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Silvester Sili Laba, dan dihadiri Staf Khusus Menteri Hukum Bidang Keamanan, Ketertiban dan Intelijen, Adam Muhammad Gazali, Staf Khusus Menteri Hukum Bidang Transformasi Digital, Moh. Noor Korompot, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Bawono Ika Sutomo, serta jajaran pejabat struktural dan undangan lainnya.

Prosesi pengambilan sumpah/janji dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sebagai bentuk komitmen pejabat notaris dalam menjalankan tugas jabatan secara profesional, independen, jujur, dan bertanggung jawab. Momen ini menjadi tonggak penting bagi para notaris yang dilantik untuk mengemban amanah negara dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Silvester menekankan bahwa jabatan notaris bukan hanya tentang kewenangan membuat akta autentik, melainkan tentang menghadirkan rasa keadilan, kepastian, dan kemanusiaan di tengah masyarakat. Menurutnya, seorang notaris harus menanamkan cinta terhadap profesi, cinta terhadap pelayanan, dan cinta terhadap bangsa.

“Tanamkan cinta dalam setiap tugas. Hadirkan kerinduan untuk selalu berbuat benar dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Jabatan ini harus dijalankan dengan keikhlasan, karena kekuatan terbesar seorang notaris adalah integritasnya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa integritas bukan sekadar slogan, tetapi fondasi utama dalam menjaga marwah dan martabat jabatan. Kepercayaan negara dan masyarakat hanya dapat dijaga oleh pribadi-pribadi yang jujur, independen, dan konsisten dalam nilai-nilai etika. Keikhlasan dalam bekerja akan melahirkan pelayanan yang tulus, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Lebih lanjut, Silvester mengajak para notaris untuk menjaga kecintaan terhadap institusi dan kepemimpinan Menteri Hukum, serta bersama-sama menopang semangat pelayanan yang humanis. Menurutnya, wajah hukum yang ramah dan berkeadilan lahir dari aparat yang bekerja dengan hati, bukan semata-mata karena kewajiban administratif.
“Marilah kita sama-sama menopang semangat cinta dan humanisme dalam pelayanan hukum. Jadikan jabatan ini sebagai ladang pengabdian, bukan sekadar profesi,” pesannya.

Dengan pelantikan ini, Kanwil Kemenkum NTT berharap para notaris yang baru dilantik mampu menjadi garda terdepan pelayanan hukum yang berintegritas, berkomitmen, dan penuh cinta dalam pengabdian. Semangat tersebut diharapkan menjadi energi kolektif dalam membangun Nusa Tenggara Timur yang berkeadilan dan bermartabat.





