Kupang - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kemenkum NTT) mengikuti kegiatan Pembekalan Purnabakti yang diselenggarakan secara virtual pada Kamis (23/4/2026) sebagai bagian dari upaya pembinaan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purna tugas. Kegiatan ini mengusung tema “Pengabdian dalam Dimensi Baru, Sehat, Bahagia dan Sejahtera”.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum NTT, Silvester Sili Laba, bersama jajaran turut mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembinaan ASN hingga masa akhir pengabdian. Keikutsertaan ini juga menjadi wujud perhatian terhadap kesiapan pegawai dalam menghadapi masa purnabakti secara menyeluruh.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum, Nico Afinta. Dalam sambutannya, Nico Afinta menegaskan bahwa masa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari fase kehidupan baru yang tetap produktif dan bermakna. Ia juga mendorong para ASN untuk mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi mental, kesehatan, maupun keuangan, agar dapat menjalani masa pensiun dengan sehat, bahagia, dan sejahtera.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan tiga materi utama, yaitu materi hak dan kewajiban serta prosedur purnabakti, materi persiapan pengelolaan keuangan di masa purnabakti, serta materi Taspen Dwiguna Sejahtera khusus bagi ASN yang akan memasuki masa purnabakti. Penyampaian materi menghadirkan narasumber dari PT Taspen, PT Bank Mandiri Taspen, dan Taspen Life yang dikemas dalam sesi panel guna memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta.
Selain itu, peserta juga memperoleh penguatan mental dan psikologis bertema “Sehat, Bahagia dan Sejahtera di Masa Purnabakti” yang disampaikan oleh motivator Swadika Yanavi untuk membantu ASN menghadapi masa transisi dengan lebih siap dan optimis. Materi dilengkapi dengan penjelasan mengenai mekanisme pengembalian tabungan PNS pensiun dan ahli waris oleh BP Tapera, serta pembekalan kewirausahaan oleh mitra binaan PT Bank Mandiri Taspen sebagai bekal untuk tetap produktif di masa purnabakti.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum NTT, Silvester Sili Laba, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai bekal bagi ASN menjelang masa purna tugas. “Pembekalan ini menjadi langkah strategis agar para ASN tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan finansial, sehingga tetap dapat menjalani masa purnabakti dengan produktif, sehat, dan sejahtera,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum NTT berharap para ASN yang akan memasuki masa purnabakti dapat menjalani fase tersebut dengan kesiapan yang matang, tetap produktif, serta mampu mengembangkan diri dalam dimensi pengabdian yang baru.
