
Kupang - Dalam rangka meningkatkan kepastian hukum bagi pelaku usaha, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur (NTT) menjalin kolaborasi strategis bersama Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi NTT, Bobby Lianto, di ruang Kepala Kantor Wilayah pada Kamis (23/04/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTT, Silvester Sili Laba, yang didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Bawono Ika Sutomo, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mendukung terciptanya iklim usaha yang tertib dan berdaya saing. “Kolaborasi ini membantu memastikan bahwa dunia usaha di NTT berjalan sesuai regulasi, sekaligus mempermudah akses terhadap layanan hukum seperti pendaftaran badan usaha, perizinan, dan perlindungan hukum. Kami ingin pelaku usaha merasa aman dan terlindungi dalam menjalankan kegiatan bisnisnya,” ujar Silvester.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi ini menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah menghadirkan layanan hukum yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha. “Kami berkomitmen untuk terus mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat dan memastikan tidak ada lagi hambatan administratif yang menghambat pertumbuhan usaha,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Bawono Ika Sutomo, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan kepada pelaku usaha, khususnya dalam aspek legalitas dan perlindungan kekayaan intelektual. “Kami akan terus mendorong pelaku usaha untuk memiliki legalitas yang lengkap, termasuk pendaftaran merek dan hak kekayaan intelektual lainnya, sehingga produk-produk lokal NTT memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi,” ungkap Bawono.
Ketua KADIN Provinsi NTT, Bobby Lianto, menyambut baik kolaborasi ini dan menilai langkah tersebut sangat strategis dalam mendukung perkembangan dunia usaha di daerah. “Kami mengapresiasi inisiatif Kanwil Kementerian Hukum NTT. Kolaborasi ini sangat penting untuk memberikan kepastian dan perlindungan bagi pelaku usaha. Dengan adanya dukungan dari pemerintah, kami optimis pelaku usaha di NTT dapat berkembang lebih pesat dan kompetitif,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem bisnis yang sehat, taat hukum, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

