Kupang - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kemenkum NTT) menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Semana Santa Turangga 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara Polda NTT, Selasa (31/03/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka perayaan Paskah Tahun 2026 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Apel gelar pasukan tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Brigadir Jenderal Polisi Baskoro Tri Prabowo, dan diikuti oleh unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi vertikal dan stakeholder terkait. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam mendukung pengamanan rangkaian perayaan Semana Santa dan Paskah.
Dalam kegiatan tersebut, Kanwil Kemenkum NTT diwakili oleh Analis Hukum Ahli Madya, Hempy J.W. Poyk, yang turut mengikuti rangkaian apel gelar pasukan bersama para pimpinan instansi lainnya. Kehadiran Kanwil Kemenkum NTT merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pengamanan yang dilakukan oleh Polda NTT dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Apel gelar pasukan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan selama berlangsungnya rangkaian kegiatan keagamaan yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam jumlah besar.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur, Silvester Sili Laba, menyampaikan bahwa kehadiran Kanwil Kemenkum NTT dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pengamanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian serta komitmen untuk terus memperkuat sinergi antarinstansi guna memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian ibadah dan perayaan Paskah dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.
Melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Semana Santa Turangga 2026 ini, diharapkan koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur yang terlibat semakin solid sehingga pengamanan perayaan Paskah di wilayah Nusa Tenggara Timur dapat berjalan dengan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
