Kupang,– Dalam upaya meningkatkan kemampuan komunikasi dan keterampilan publikasi, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kemenkum NTT) mengikuti Pelatihan Public Speaking dengan Metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum Jawa Tengah (BADIKLAT JATENG). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Selasa (01/07/2025).
Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari 10 Kantor Wilayah Kementerian Hukum se-Indonesia. Tak ketinggalan, Kanwil Kemenkum NTT turut berpartisipasi dengan memilih empat perwakilan, yaitu Pengolah Bahan Evaluasi dan Pelaporan, Dian Vianny Bere, Pengelola Administrasi Pimpinan, Muhamad Irfan Saidi, Penyiap Bahan Publikasi, Thesa Desiani Kase, dan Penyiap Bahan Laporan dan Evaluasi, Maria A. C. Dewi Lose.
Kepala BADIKLAT JATENG, Rinto Gunawan Sitorus, secara resmi membuka acara ini dengan memberikan sambutan yang mengapresiasi semangat peserta untuk meningkatkan kualitas kemampuan berbicara di depan umum, yang sangat penting dalam mendukung tugas dan fungsi organisasi.
“Public speaking adalah keterampilan yang esensial dalam menyampaikan informasi secara efektif, baik kepada publik maupun di lingkungan kerja. Pelatihan ini diharapkan dapat mempersiapkan peserta untuk lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan menyampaikan ide-ide mereka dengan cara yang lebih profesional dan menarik,” ujar Rinto dalam sambutannya.
Di tempat terpisah Kepala Kantor Wilayah, Silvester Sili Laba, menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas pelaksanaan Pelatihan Public Speaking yang diselenggarakan oleh BADIKLAT JATENG. Ia menilai bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, khususnya bagi para aparatur sipil negara (ASN), guna mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.
“Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul. Saya sangat mendukung setiap upaya untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan publik melalui peningkatan keterampilan berbicara di depan umum,” ujar Silvester.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga mampu berperan aktif dalam memajukan organisasi serta memberikan kontribusi positif dalam pengelolaan komunikasi dan publikasi di Kemenkum NTT.