Kupang - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTT Silvester Sili Laba menyerahkan Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2024 kepada 13 CPNS dilingkungan Kanwil Kemenkum NTT, Rabu (11/06/2025).
Kakanwil menyampaikan arahan sebagai pesan dan motivasi kepada para CPNS untuk memulai langkah awal dalam berorganisasi. "Integritas, kedisiplinan, dan dedikasi adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara", tegasnya.
Ditambahkan bahwa penerimaan SK bukan hanya sekadar langkah administratif, tetapi menjadi titik awal dari sebuah perjalanan pengabdian kepada negara dan masyarakat. Ia berharap para CPNS dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, menjaga semangat profesionalisme, dan selalu mengedepankan pelayanan publik yang berkualitas.
"Selamat kepada 13 CPNS yang hari ini resmi menerima SK, Ini bukan sekadar awal karier, tetapi awal dari pengabdian sebagai abdi negara yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan disiplin. Saya berharap saudara-saudara dapat segera menyesuaikan diri, menunjukkan kinerja terbaik, dan terus menjunjung tinggi nilai-nilai Kementerian Hukum dalam setiap tugas pelayanan kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur," ujarnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keberhasilan dalam birokrasi bukan hanya dinilai dari kemampuan teknis, tetapi juga dari sikap dan nilai-nilai yang dipegang teguh dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Sebagai bagian dari proses awal pengabdian, para CPNS tersebut akan menjalani masa percobaan selama satu tahun, di mana mereka akan dinilai dari berbagai aspek, termasuk kompetensi, etika kerja, dan kepatuhan terhadap aturan birokrasi. Selama masa tersebut, pembinaan dan pendampingan akan terus dilakukan guna memastikan kesiapan mereka sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil secara penuh.
Terlihat para CPNS begitu antusias dan mengungkapkan rasa syukur serta komitmennya untuk bekerja keras, memberikan kontribusi nyata, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kementerian dalam melayani masyarakat Nusa Tenggara Timur.